Mia Suci Izzaturohma Menulis untuk kebaikan, kebermanfaatan, dan keabadian. #LetsGrowTogether

10 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Ditanam di Air dan Cara Merawatnya

3 min read

10 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Ditanam di Air dan Cara Merawatnya

Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Ditanam di Air?

Keindahan alam tak hanya terpancar melalui hamparan bunga yang mekar di kebun atau pot tanaman di halaman rumah.

Saat ini, hobi berkebun telah meluas ke wilayah yang lebih menarik dan unik, yaitu tanaman hias yang dapat tumbuh dan berkembang di air.

Dikenal sebagai “tanaman hias air” atau “aquatic plants,” tanaman ini memberikan sentuhan segar dan eksotis bagi para pecinta tanaman yang ingin merambah ke dunia baru.

Artikel ini akan membahas beberapa jenis tanaman hias yang mampu tumbuh subur di air, menawarkan keunikan dan kecantikan tersendiri.

Mari kita eksplorasi lebih dalam tentang jenis tanaman hias air yang dapat memberikan nuansa keindahan baru pada ruang hijau Anda.

Jenis Tanaman Hias yang Bisa Ditanam di Air

10 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Ditanam di Air dan Cara Merawatnya
source image: google.com/id

Menanam tanaman hias di dalam air atau dikenal sebagai aquascape telah menjadi tren yang semakin populer di kalangan pecinta tanaman.

Aquascape memberikan kesempatan untuk menciptakan ekosistem air yang indah dan menarik dengan memanfaatkan tanaman yang tumbuh di dalam air.

Berikut adalah 10 jenis tanaman hias yang dapat ditanam di air, beserta penjelasan masing-masing:

1. Hygrophila Corymbosa

Hygrophila corymbosa, atau yang dikenal juga sebagai “Temple Plant,” merupakan tanaman air yang memiliki daun hijau segar dan tumbuh dengan bentuk seperti piramida.

Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan cocok untuk aquascape pemula. Hygrophila corymbosa dapat tumbuh dengan baik dalam berbagai kondisi air.

2. Cryptocoryne Wendtii

Cryptocoryne wendtii adalah tanaman hias air yang berasal dari Sri Lanka.

Tanaman ini memiliki daun berwarna hijau atau merah tua, tergantung pada kondisi air dan cahaya.

Cryptocoryne wendtii tumbuh subur di dasar akuarium dan memberikan nuansa alami yang menarik.

3. Java Moss (Vesicularia dubyana)

Java Moss adalah tanaman hias air yang sangat serbaguna dan tahan terhadap berbagai kondisi air.

Tanaman ini dapat digunakan untuk menutupi batu, kayu apung, atau bahkan substrat akuarium.

Java Moss juga memberikan tempat yang baik untuk koloni mikroorganisme dan larva ikan.

4. Anubias Barteri

Anubias barteri adalah tanaman hias air yang memiliki daun tebal dan tahan terhadap kerusakan.

Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dasar akuarium atau diikat pada dekorasi seperti batu atau kayu apung.

Anubias barteri dapat hidup dalam berbagai kondisi cahaya dan air.

Baca Juga: Cara Menanam Bunga Asoka Supaya Cepat Tumbuh Subur

5. Amazon Sword (Echinodorus grisebachii)

Amazon Sword adalah tanaman hias air yang memiliki daun panjang dan lebar, mirip dengan pedang.

Tanaman ini memberikan struktur dan tinggi pada aquascape.

Amazon Sword memerlukan cahaya yang cukup dan nutrisi untuk tumbuh dengan baik.

6. Water Wisteria (Hygrophila difformis)

Water Wisteria adalah tanaman hias air yang memiliki daun berbentuk pinnate.

Tanaman ini tumbuh dengan cepat dan dapat memberikan bayangan yang menyediakan tempat perlindungan untuk ikan muda.

Water Wisteria juga dapat menyerap nutrisi yang berlebihan dalam air.

7. Duckweed (Lemna minor)

Duckweed adalah tanaman air kecil yang mengapung di permukaan air.

Meskipun ukurannya kecil, tanaman ini dapat berkembang biak dengan cepat dan memberikan perlindungan bagi ikan muda.

Duckweed juga membantu menyerap nutrisi berlebih dalam akuarium.

8. Java Fern (Microsorum pteropus)

Java Fern adalah tanaman hias air yang tahan terhadap kondisi air yang berbeda.

Tanaman ini dapat diikat pada batu atau kayu apung, menambahkan dimensi visual pada aquascape.

Java Fern juga dapat tumbuh dengan baik dalam kondisi cahaya rendah.

9. Hornwort (Ceratophyllum demersum)

Hornwort adalah tanaman air yang tidak memiliki akar dan mengapung di permukaan air.

Tanaman ini memberikan tempat perlindungan untuk ikan dan dapat membantu meningkatkan kualitas air dengan menyerap nutrisi berlebih.

10. Vallisneria

Vallisneria adalah tanaman air dengan daun panjang dan runcing.

Tanaman ini dapat ditanam di substrat atau dibiarkan mengapung di permukaan air.

Vallisneria memberikan tekstur dan tinggi pada aquascape, serta menyediakan tempat persembunyian untuk ikan.

Dalam menanam tanaman hias di air, penting untuk memperhatikan kondisi air, cahaya, dan nutrisi yang diperlukan oleh masing-masing tanaman.

Selain itu, pemeliharaan yang teratur, seperti pemangkasan dan pemupukan, akan membantu menjaga keindahan aquascape Anda.

Dengan memilih tanaman yang sesuai dan merawatnya dengan baik, Anda dapat menciptakan ekosistem air yang indah dan sehat di dalam akuarium Anda.

Tips Merawat Tanaman Hias Air

10 Jenis Tanaman Hias yang Cocok untuk Ditanam di Air dan Cara Merawatnya
source image: google.com/id

Merawat tanaman hias yang ditanam di air membutuhkan perhatian khusus terhadap kondisi air, cahaya, dan nutrisi.

Berikut adalah beberapa tips umum untuk merawat tanaman hias air:

1. Kondisi Air

Pastikan suhu air sesuai dengan kebutuhan tanaman. Sebagian besar tanaman hias air trivialis berkembang pada suhu antara 22-28°C.

Sesuaikan pH air dan kekerasan air dengan kebutuhan spesifik tanaman. Beberapa tanaman memerlukan air yang lebih asam atau alkali.

Pastikan ada cukup oksigen dalam air dengan menggunakan alat aerasi seperti pompa udara atau filter.

2. Pencahayaan

Pilih tanaman yang sesuai dengan tingkat cahaya yang tersedia di lokasi Anda.

Ada tanaman yang membutuhkan cahaya terang langsung, sementara yang lain tumbuh lebih baik di cahaya teduh atau cahaya indirek.

Pertimbangkan durasi pencahayaan yang cukup, sekitar 8-12 jam sehari, tergantung pada jenis tanaman yang Anda miliki.

3. Nutrisi

Gunakan substrat khusus akuarium atau tanah aquascape yang mengandung nutrisi untuk mendukung pertumbuhan tanaman.

Berikan pupuk cair secara teratur untuk memastikan tanaman mendapatkan nutrisi yang cukup.

Pilih pupuk yang dirancang khusus untuk tanaman akuarium.

Pertimbangkan pemberian suplemen CO2 jika tanaman memerlukannya, terutama dalam akuarium yang ditanami dengan tanaman yang membutuhkan banyak CO2.

4. Perawatan Rutin

Pemangkasan teratur membantu memelihara bentuk tanaman dan mencegah overgrowth yang tidak diinginkan.

Bersihkan daun yang terkena alga atau kotoran secara berkala. Bersihkan debris atau sisa makanan ikan dari substrat.

Lakukan penggantian air rutin (sekitar 10-20% volume total akuarium) untuk menjaga kualitas air.

Baca Juga: Cara Budidaya Bunga Anyelir dan Cara Merawatnya

5. Pemantauan dan Perhatian Terhadap Perubahan

Amati pertumbuhan dan perilaku tanaman secara teratur. Jika tanaman tampak tidak sehat, periksa kondisi air dan

pertimbangkan penyesuaian perawatan.

Jika tanaman tampak mengalami perubahan warna, bentuk, atau pertumbuhan, identifikasi penyebabnya dan ambil tindakan perbaikan.

Dengan memberikan perhatian pada faktor-faktor ini dan merawat tanaman sesuai dengan kebutuhannya, Anda dapat menikmati keindahan tanaman hias air yang sehat dan subur di akuarium atau wadah air Anda.

Mia Suci Izzaturohma Menulis untuk kebaikan, kebermanfaatan, dan keabadian. #LetsGrowTogether

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *