Mia Suci Izzaturohma Menulis untuk kebaikan, kebermanfaatan, dan keabadian. #LetsGrowTogether

Langkah Demi Langkah: Cara Menanam, Merawat, dan Memanen Bawang Lokio

3 min read

Langkah Demi Langkah: Cara Menanam, Merawat, dan Memanen Bawang Lokio

Tertarik untuk menciptakan kebun yang subur dan produktif di halaman Anda? Salah satu tanaman yang patut dipertimbangkan adalah menanam bawang lokio, yang tumbuh semakin populer di kalangan para petani dan pecinta kebun.

Bawang lokio, juga dikenal sebagai “Welsh onion” atau “Japanese bunching onion,” adalah tanaman yang relatif mudah untuk ditanam, bahkan bagi pemula.

Dalam artikel ini, kami akan membimbing Anda melalui langkah-langkah lengkap tentang cara menanam bawang lokio dari benih atau setek hingga perawatannya yang tepat, sehingga Anda bisa panen dengan hasil yang memuaskan.

Tips Cara Menanam Bawang Lokio Sampai Panen

Bawang daun atau Welsh onion adalah jenis bawang yang biasa digunakan dalam masakan Asia dan memiliki batang yang panjang dan daun hijau yang biasanya digunakan sebagai bahan tambahan dalam berbagai hidangan.

Bawang daun ini sering digunakan sebagai bumbu pelengkap dan memberikan rasa yang lezat pada makanan. Ini adalah tanaman yang relatif mudah ditanam di berbagai iklim dan dapat tumbuh dengan baik baik dari biji maupun setek.

Anda dapat menggunakannya dalam berbagai hidangan seperti sup, tumis, atau bahkan sebagai hiasan makanan.

Cara menanam bawang lokio (bawang daun atau Welsh onion) dan merawatnya hingga panen melibatkan beberapa langkah penting. Berikut ini panduan langkah demi langkahnya:

1. Persiapan Tanah

  • Pilih lokasi yang terkena sinar matahari penuh atau setengah hari, dengan tanah yang baik drainasenya.
  • Pastikan pH tanah berada dalam kisaran 6 hingga 7.
  • Gali lubang tanam dengan kedalaman sekitar 2,5 cm hingga 5 cm dan jarak antar tanaman sekitar 10 cm hingga 15 cm.

2. Penanaman Benih atau Setek

  • Anda dapat menanam bawang lokio dari biji atau setek.
  • Jika menggunakan biji, sebarkan biji secara merata di lubang tanam dengan jarak yang sesuai.
  • Jika menggunakan setek, tanam setek dengan menyisipkannya ke dalam tanah di kedalaman yang sama.

Baca Juga: Cara Menanam dan Merawat Bawang Merah Agar Hasil Panen Maksimal

3. Perawatan

  • Airi tanaman secara teratur untuk menjaga kelembaban tanah. Pastikan tidak terjadi genangan air.
  • Berikan pupuk yang mengandung nutrisi seimbang setiap beberapa minggu sekali.
  • Mulsa area di sekitar tanaman untuk menghambat pertumbuhan gulma dan menjaga kelembaban tanah.
  • Pastikan tanaman memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh. Jika tanaman terlalu padat, pertimbangkan untuk menyelipkannya untuk memberikan ruang lebih.
  • Bawang lokio rentan terhadap serangga seperti ulat bulu, jadi pantau tanaman Anda secara teratur dan lakukan langkah-langkah pengendalian hama jika diperlukan.

4. Panen

  • Anda dapat memanen bawang lokio ketika daun telah mencapai tinggi yang diinginkan, biasanya sekitar 20 cm hingga 30 cm.
  • Anda dapat memotong daun di bagian atas tanaman dengan gunting tajam atau mencabut seluruh tanaman dari tanah.
  • Ingatlah untuk meninggalkan sedikit daun di pangkal tanaman agar dapat terus tumbuh kembali.

Bawang lokio dapat dipanen sepanjang tahun, dan Anda dapat menggunakan daunnya secara teratur dalam masakan Anda. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini dapat terus tumbuh dan memberikan panen yang berkelanjutan.

Cara Merawat Bawang Lokio yang Benar

Merawat bawang lokio (bawang daun atau Welsh onion) hingga panen melibatkan serangkaian perawatan yang diperlukan untuk memastikan pertumbuhan yang sehat dan hasil panen yang baik.

Berikut adalah langkah-langkah merawat bawang lokio sampai panen:

1. Penyiraman

  • Bawang lokio membutuhkan tanah yang lembap, tetapi tidak boleh tergenang air. Pastikan tanahnya selalu lembap, tetapi tidak basah berlebihan.
  • Sebaiknya disiram di pagi hari atau sore hari, hindari penyiraman pada siang hari yang terik.

2. Pemupukan

  • Berikan pupuk dengan kandungan nutrisi seimbang setiap 4-6 minggu sekali selama musim tumbuh.
  • Pupuk yang mengandung nitrogen akan membantu dalam pertumbuhan daun yang baik.

Baca Juga: Cara Menanam Bawang Putih dari Nol Hingga Sukses Panen dan Menjual

3. Penyiangan dan Perlindungan dari Gulma

  • Pastikan area di sekitar bawang lokio bebas dari gulma. Gulma dapat bersaing dengan tanaman dan mengganggu pertumbuhannya.
  • Mulsa area di sekitar tanaman dengan lapisan tipis kompos atau jerami untuk menghambat pertumbuhan gulma.

4. Pemangkasan

  • Jika daun-daun terlihat terlalu padat, Anda dapat memangkas atau mencabut beberapa tanaman agar yang lain memiliki lebih banyak ruang untuk tumbuh dengan baik.
  • Anda juga dapat memotong daun-daun yang telah mencapai tinggi yang diinginkan untuk digunakan dalam masakan Anda. Ini tidak hanya memungkinkan Anda untuk memanfaatkan tanaman sepanjang musim, tetapi juga mendorong pertumbuhan yang lebih baik.

5. Perlindungan dari Hama dan Penyakit

  • Inspeksi secara teratur tanaman Anda untuk mengidentifikasi adanya serangga atau penyakit. Bawang lokio rentan terhadap hama seperti ulat bulu.
  • Jika Anda menemukan tanda-tanda serangga atau penyakit, segera ambil langkah-langkah pengendalian yang sesuai seperti penggunaan insektisida organik atau perlakuan lain sesuai petunjuk.

6. Penyimpanan Bawang Lokio

  • Anda dapat memanen daun bawang lokio kapan saja sepanjang musim, tetapi jika Anda ingin menyimpannya untuk jangka waktu yang lebih lama, Anda bisa memanen dan mengeringkannya dengan baik.
  • Potong daun, keringkan dengan baik, dan simpan dalam wadah yang kedap udara di tempat yang sejuk dan gelap.

Dengan perawatan yang tepat, bawang lokio dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil panen yang terus berlanjut.

Pastikan untuk memberikan perhatian khusus terhadap kelembapan, nutrisi, dan perlindungan terhadap hama dan penyakit untuk menjaga tanaman tetap sehat.

Waktu yang Dibutuhkan untuk Memanen Bawang Lokio

Waktu yang dibutuhkan untuk memanen bawang lokio (bawang daun atau Welsh onion) dapat bervariasi tergantung pada kondisi pertumbuhan dan tujuan panen Anda.

Namun, dalam kebanyakan kasus, Anda dapat memanen bawang lokio dalam waktu 60 hingga 90 hari setelah penanaman benih atau setek.

Berikut beberapa faktor yang memengaruhi waktu panen:

1. Varietas Bawang Lokio

Beberapa varietas bawang lokio mungkin tumbuh lebih cepat atau lebih lambat daripada yang lain. Pastikan untuk merujuk pada petunjuk varietas tertentu yang Anda tanam.

2. Kondisi Pertumbuhan

Faktor seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya matahari dapat memengaruhi laju pertumbuhan bawang lokio.

Lingkungan yang mendukung pertumbuhan optimal akan menghasilkan panen lebih cepat.

3. Penggunaan Daun atau Umbi

Jika Anda lebih tertarik pada daun bawang, Anda dapat memotong beberapa daun untuk digunakan dalam masakan Anda dalam waktu yang lebih singkat.

Namun, jika Anda ingin panen umbinya (yang lebih mirip dengan bawang merah atau putih), Anda harus menunggu hingga umbi mencapai ukuran yang diinginkan, yang mungkin memerlukan lebih banyak waktu.

4. Perawatan dan Pemupukan

Perawatan yang baik, pemupukan yang tepat, dan kondisi tanah yang baik dapat mempercepat pertumbuhan dan waktu panen bawang lokio.

5. Iklim dan Musim

Musim tumbuh juga memengaruhi waktu panen. Bawang lokio tumbuh lebih cepat pada musim semi dan musim panas dibandingkan dengan musim gugur atau musim dingin.

Dengan memantau pertumbuhan tanaman dan mengambil langkah-langkah perawatan yang tepat, Anda dapat memanen bawang lokio sesuai dengan preferensi Anda, apakah itu dalam bentuk daun yang muda atau umbi yang matang.

Pastikan untuk memantau perkembangan tanaman Anda dan mengambil tindakan yang sesuai ketika tanaman mencapai ukuran yang diinginkan.

Mia Suci Izzaturohma Menulis untuk kebaikan, kebermanfaatan, dan keabadian. #LetsGrowTogether

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *